1.1 Personalpronomen
Personalpronomen (kata ganti orang)
dalam bahasa Jerman digunakan untuk:
- menunjuk diri sendiri atau
orang lain yang diajak berbicara.
- menunjuk orang atau sesuatu
yang telah disebutkan sebelumnya.
Berikut perubahan (konjugasi) dari Personalpronomen, namun pada sesi ini kita hanya membahas pada kasus Nominativ dan Akkusativ saja:
Nominativ
|
Akkusativ
|
Arti
|
||
Singular
|
Orang I
|
ich
|
mich
|
saya
|
Orang II
|
du
|
dich
|
kamu
|
|
Orang III
|
er
|
ihn
|
Dia laki-laki/*KB.A “der”
|
|
sie
|
sie
|
dia perempuan/*KB.A “die”
|
||
es
|
es
|
dia - *KB.A “das”
|
||
Plural
|
Orang I
|
wir
|
uns
|
kami
|
Orang II
|
ihr
|
euch
|
kalian semua
|
|
Orang III
|
sie
|
sie
|
mereka
|
|
Formal
|
Sie
|
Sie
|
Anda, tuan/nyonya
|
|
*KB.A = kata benda
artikel (der, die, das)
Keterangan: Nominativ
(pelengkap penanda Subjek), Akkusativ (pelengkap pe nanda objek
langsung),
Uraian tentang kata
ganti orang dalam bentuk Nominativ :
- Kata ganti Orang I (ich - wir) digunakan ketika kita melakukan
suatu tindakan sendirian atau dengan orang lain.
- Kata ganti Orang II (du - ihr) menunjukan bahwa orang tersebut
adalah lawan bicara (pendengar) sedangkan ihr menunjukan bahwa pendengar
atau lawan bicara lebih dari satu (plural).
- Kata ganti “du-ihr” digunakan ketika berbicara kepada seseorang
yang sudah akrab, anak-anak, pelajar dan sesama kerabat dan keluarga.
- Kata ganti Orang III (er/es/sie - sie) menunjukan bahwa orang
tersebut adalah orang /binatang/sesuatu yang sedang dibicarakan.
- Kata ganti Formal “Sie” (bentuk sopan dan hormat). Digunakan
ketika berbicara kepada orang yang lebih dewasa, pertama kali bertemu dan
belum dikenal dan dipergunakan pada keadaan formal.
- Ingat : penulisan kata ganti “Sie” dalam bentuk hormat selalu diawali
dengan huruf besar “S”. Antara “sie” (kata ganti III Plural)
digunakan untuk menunjukkan bahwa orang/binatang/sesuatu tersebut lebih
dari satu sedangkan “Sie” (kata ganti bentuk Formal) digunakan
untuk menyebut seseorang secara sopan.
1.2 Sein und haben
Sein adalah kata kerja bantu sebagai pengganti kata kerja.
Jika dalam bahasa Inggris kita mengenal istilah to be maka dalam bahasa Jerman adalah sein. Sein digunakan apabila dalam sebuah kalimat predikatnya
selain kata kerja, yaitu kata benda (Nomen), kata sifat (Adjektiv) dan kata
keterangan (Adverbien). Seperti kata kerja lain, penggunaan sein dalam sebuah
kalimat harus dikonjugasikan juga sesuai dengan subjeknya.
Subjekt
|
sein
|
Beispiel
|
Übersetzung
|
ich
|
bin
|
Ich bin Student.
|
Saya mahasiswa.
|
du
|
bist
|
Du bist sehr schön.
|
Kamu sangat cantik.
|
er
sie
es
|
ist
|
Er ist 17 Jahre alt.
Sie ist krank.
Es ist ein Auto.
|
Dia 17 tahun. (lk.)
Dia sakit. (pr.)
Itu mobil.
|
wir
|
sind
|
Wir sind Deutsche.
|
Kami orang Jerman.
|
ihr
|
seid
|
Ihr seid aus Indonesien.
|
Kalian dari Indonesia.
|
sie
Sie
|
sind
|
Sie
sind glücklich.
Sie
sind richtig.
|
Mereka
bahagia.
Anda
benar.
|
Kata kerja bantu haben
bila dikonjugasikan masih memiliki kesamaan dengan bentuk infinitivnya
hanya untuk subjek du menjadi hast dan er, sie, es menjadi hat.
Kata bantu haben biasa diikuti oleh kata benda dan biasa diartikan mempunyai
(have). Perhatikan konjugasi dan contoh kalimat berikut:
Subjekt
|
haben
|
Beispiel
|
Übersetzung
|
ich
|
habe
|
Ich habe Hunger.
|
Saya lapar.
|
du
|
hast
|
Du hast Kopfschmerzen.
|
Kamu sakit kepala.
|
er
sie
es
|
hat
|
Er hat Durst.
Sie hat keine Angst.
Es hat Geburtstag.
|
Dia haus.
Dia
tidak takut.
Dia
berulang tahun.
|
wir
|
haben
|
Wir haben Glück.
|
Kami bahagia.
|
ihr
|
habt
|
Habt ihr heute Unterricht?
|
Apakah kalian hari ini
mempunyai pelajaran?
|
sie
Sie
|
haben
|
Sie haben keine Zeit, heute
Abend ins Kino zu gehen.
|
Mereka/anda tidak punya
waktu untuk pergi ke
bioskop malam ini.
|



0 Komentar