1.3       Konjugation der Verben

Konjugasi kata kerja dalam Präsens
Präsens digunakan untuk membicarakan suatu kejadian:
  • Sesuatu yang dilakukan pada saat sekarang
    • Das Essen schmeckt gut. (Makanan itu rasanya enak).
  • Kegiatan yang dimulai waktu yang lalu dan masih berlangsung sampai sekarang.
    • Sita lernt seit drei Monate Indonesisch. (Sita belajar bahasa Indonesia sudah tiga bulan).
  • Sesuatu yang akan terjadi diwaktu akan datang, yang ditandai dengan menyertakan kata keterangan waktu untuk waktu yang akan datang (nächste Woche, nächsten Monat usw.).
    • Ich fahre nächsten Monat nach Bali. (Saya pergi ke Bali bulan depan).
  • Sesuatu yang benar adanya.
    • Sie heiβt Madonna (Dia bernama Madonna).
  • Kegiatan yang dilakukan secara rutin atau berulang-ulang.
    • Wir kochen jeden Samstag Mie Goreng. (Kami memasak mie goreng setiap hari Sabtu).

Pola:
Subjek + kata kerja bentuk sekarang + kata keterangan waktu/tempat.

Konjugasi kata kerja Infinitiv dalam kalimat bentuk sekarang dapat dikategorikan sebagai berikut:

A. Regelmäßige- (kata kerja beraturan) und schwache Verben (kata kerja lemah).
  1. Konjugasi kata kerja Infinitiv beraturan dan lemah secara umum.
Subjekt
wohnen
Endung
ich
wohne
e
du
wohnst
st
er,sie,es
wohnt
t
wir
wohnen
en
ihr
wohnt
t
sie/Sie
wohnen
en

  1. Konjugasi kata kerja Infinitiv beraturan yang berakhiran “ieren”.
Subjekt
probieren
Endung
ich
probiere
e
du
probierst
st
er,sie,es
probiert
t
wir
probieren
en
ihr
probiert
t
sie/Sie
probieren
en

  1. Konjugasi kata kerja Infinitiv beraturan yang berakhiran “t”, “d”.
Subjekt
warten
gründen
Endung
ich
warte
gründe
e
du
wartest
gründest
est
er,sie,es
wartet
gründet
et
wir
warten
gründen
en
ihr
wartet
gründet
et
sie/Sie
warten
gründen
en

  1. Konjugasi kata kerja Infinitiv beraturan yang berakhiran “m”, “n” setelah huruf konsonan.
Subjekt
rechnen
atmen
Endung
ich
rechne
atme
e
du
rechnest
atmest
est
er,sie,es
rechnet
atmet
et
wir
rechnen
atmen
en
ihr
rechnet
atmet
et
sie/Sie
rechnen
atmen
en

  1. Konjugasi kata kerja Infinitiv beraturan yang berakhiran “s”, “ss (ß)”, “x” , “z”.
Subjekt
heißen
heizen
reisen
Endung
ich
heiße
heize
reise
e
du
heißt
heizt
reist
t
er,sie,es
heißt
heizt
reist
t
wir
heißen
heizen
reisen
en
ihr
heißt
heizt
reist
t
sie/Sie
heißen
heizen
reisen
en

  1. Konjugasi kata kerja Infinitiv beraturan yang berakhiran “ern”, “eln”.
Subjekt
feiern
bügeln
Endung
ich
feiere
bügele/bügle
e
du
feierst
bügelst
st
er,sie,es
feiert
bügelt
t
wir
feiern
bügeln
n
ihr
feiert
bügelt
t
sie/Sie
feiern
bügeln
n

B. Konjugasi kata kerja Infinitiv unregelmässige- (kata kerja tidak beraturan) und starke Verben (kata kerja kuat).

Untuk konjugasi dari kata kerja kuat umumnya mengalami perubahan dalam vokal, maka bentuk kata kerja ini sering disebut juga dengan Verben mit Vokalwechsel. Perubahan vokal ini terjadi untuk subjek du dan er/sie/es. Berikut beberapa perubahan vokal tersebut:

1.   Perubahan vokal dari  e › i
Pp.
geben
nehmen
ich  
gebe        
nehme        
du  
gibst        
nimmst        
er/sie/es  
gibt        
nimmt        
wir  
geben        
nehmen 
ihr  
gebt        
nehmt  
sie/Sie  
geben        
nehmen 

essen, geben, nehmen, sprechen, treffen, and vergessen.
brechen (to break), helfen (to help), sterben (to die), werfen (to throw).

2. Perubahan vokal dari e › ie
Pp.
sehen
lesen
ich  
sehe
lesen
du  
siehst
liest
er/sie/es  
sieht
liest
wir  
sehen
lesen
ihr  
seht
lest
sie/Sie  
sehen
lesen

lesen dan sehen (begitupun untuk aussehen and fernsehen).
empfehlen (to recommend), geschehen (to happen), stehlen (to steal).

3. Perubahan vokal dari a › ä
Pp.
fahren
laufen
ich  
fahre     
laufe   
du  
fährst 
läufst    
er/sie/es  
fährt 
läuft 
wir  
fahren  
laufen 
ihr  
fahrt  
lauft  
sie/Sie  
fahren 
laufen 

anfangen, einladen, fahren, halten, laufen, schlafen (and its relative einschlafen), and tragen. backen (to bake), fallen (to fall), lassen (to leave, to let), schlagen (to hit), waschen (to wash).

4. Perubahan Vokal dari a › ä
Khusus untuk konjugasi einladen atau halten, meskipun Stammnya berakhiran dengan “d” atau “t” tetap tidak ditambahi “e” dalam konjugasinya.

Pp.
einladen
(to invite)
halten
(to hold, stop)
ich  
lade ein 
halte    
du  
lädst ein 
hältst  
er/sie/es  
lädt ein  
hält  
wir  
laden ein 
halten 
ihr  
ladet ein 
haltet  
sie/Sie  
laden 
halten


Rangkuman :
Melihat contoh pembentukan kata kerja Infinitiv dalam bentuk Präsens dapat disimpulkan sebagai berikut :
·          Pembentukan kata kerja Infinitiv dalam bentuk “Präsens” pada umumnya sama seperti pedoman konjugasi “regelmässige Verben”.
·          Terkecuali untuk kata kerja Infinitiv yang berakhiran dengan “t, d, m, n” pedoman konjugasinya yaitu penambahan “e” pada orang kedua tunggal (du), orang ketiga tunggal (er,sie,es) dan orang kedua jamak (ihr).
·          Sedangkan untuk kata kerja Infinitiv yang berakhiran dengan “s, ß(ss), z ,x” perbedaannya dengan konjugasi kata kerja lainnya hanya terletak pada orang kedua tunggal (du) karena kata kerja Infinitiv yang telah dikonjugasikan tidak akan berakhiran “st” melainkan “t”.
·          Sedangkan untuk kata kerja tidak beraturan (unregelmässige Verben) pada saat dikonjugasikan yang perlu diperhatikan hanya pada orang kedua tunggal (du) dan orang ketiga tunggal (er,sie,es). Tipp : kata kerja unregelmässige Verben pada umumnya tidak mempunyai pedoman khusus cara pembentukannya sehingga perlu di hapal.
·          Bentuk kata kerja Infinitiv untuk (er,sie,es) setelah dikonjugasikan selalu sama yakni berakhiran “t” kecuali untuk kata kerja Infinitv yang berakhiran dengan “t,d,m,n” akan berakhiran “et”.
·          Bentuk kata kerja Infinitiv untuk orang pertama jamak (wir) dan orang ketiga jamak (sie) dan bentuk Formal (Sie) setelah dikonjugasikan selalu sama yakni berakhiran “en”.